loading...
Pemerintah membeberkan hasil penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 dengan total nilai mencapai Rp40 triliun. Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah membeberkan hasil penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 dengan total nilai mencapai Rp40 triliun. Angka tersebut terdiri dari penerbitan seri ORI030T3 senilai Rp34 triliun dan seri ORI030T6 sebesar Rp6 triliun, yang seluruh dananya akan digunakan untuk memenuhi target pembiayaan dalam APBN 2026 .
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat, masa penawaran instrumen investasi ini berlangsung sejak 6 Juli hingga 30 Juli 2026. Pemerintah menetapkan kupon sebesar 6,90% untuk seri ORI030T3 dan 7,00% untuk seri ORI030T6, dengan mempertimbangkan kondisi stabilitas ekonomi serta inflasi yang terkendali agar tetap kompetitif bagi investor ritel.
Pemasaran ORI030 kali ini didukung oleh program literasi keuangan yang masif melalui platform daring maupun luring, serta optimalisasi media sosial. "Adapun pemesanan ORI030T3 dan ORI030T6 menarik total investor mencapai 102.546 investor," berdasarkan keterangan DJPPR.
Baca Juga: ORI, Simbol Kemerdekaan Negara
Secara rinci, sebanyak 88.737 investor memilih seri ORI030T3 dan 19.752 investor memilih seri ORI030T6, dengan 5.943 investor berpartisipasi pada kedua tenor tersebut. Dari total partisipan, tercatat sebanyak 31.287 investor merupakan pendatang baru di Surat Utang Negara (SUN) ritel, sementara 19.417 lainnya merupakan investor baru di pasar Surat Berharga Negara (SBN) ritel.


















































