Mogok Makan Hingga Gagal Organ, 8 Aktivis Palestine Action Terancam Tewas di Penjara Inggris

1 month ago 47

loading...

8 aktivis terancam tewas karena gagal organ saat mogok makan di penjara Inggris. Foto/Prisoners for Palestine/AJE

LONDON - Koalisi yang terdiri dari lebih dari 800 profesional medis Inggris mengeluarkan peringatan mendesak kepada Menteri Kehakiman David Lammy, yang menyatakan delapan tahanan pra-sidang yang berafiliasi dengan kelompok Palestine Action (Aksi Palestina) berada pada tahap “kritis dan mematikan” dari aksi mogok makan yang masih berlangsung.

Para ahli medis, termasuk dokter gawat darurat dan dosen universitas, menegaskan para aktivis tersebut “sedang sekarat” di penjara setelah hampir tujuh pekan tanpa makanan.

Para pengunjuk rasa, berusia 20 hingga 31 tahun, saat ini ditahan di lima penjara berbeda di Inggris sambil menunggu persidangan atas tuduhan tindakan yang menargetkan perusahaan pertahanan dan infrastruktur militer yang terkait dengan Israel.

Tidak satu pun dari delapan individu tersebut yang telah divonis bersalah atas kejahatan. Dr. James Smith, dokter gawat darurat yang telah berhubungan dengan keluarga para pengunjuk rasa, mengatakan dalam konferensi pers di London bahwa para pengunjuk rasa telah mencapai “titik tanpa kembali” di mana tubuh mulai mengonsumsi jaringan organnya sendiri untuk mempertahankan fungsi vital.

Delapan tahanan Aksi Palestina yang melakukan mogok makan telah diperingatkan oleh dokter bahwa mereka berisiko mengalami kerusakan fisik permanen dan kematian.

Read Entire Article
Prestasi | | | |