Gelar IMW 2026, Ketua PP Fatayat NU: Perempuan Muslim Harus Jadi Arsitek Perubahan

2 hours ago 5

loading...

Ketua PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah mengatakan, perempuan muslim harus menjadi arsitek perubahan. Foto/istimewa

JAKARTA - Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) mendorong perempuan muslim menjadi arsitek perubahan. Perempuan muslim harus hadir sebagai pelaku, penggerak, dan penentu arah perubahan di lingkungannya.

Hal itu disampaikan Ketua PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah saat acara penganugerahan Inspiring Moslem Women (IMW) 2026 yang digelar di Ballroom Grand el-Hajj, Kota Tangerang, Banten pada Sabtu (7/2/2026).

Acara yang diselenggarakan Fatayat NU bersama Yayasan Compass Indonesiatama ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lahir NU dan Fatayat NU 2026. Kegiatan dimeriahkan oleh Paduan Suara Fatayat NU, Tari Kreasi Nusantara dari Idaqu (Institut Daarul Qur’an), serta lantunan shalawat dari Hanifa.

Baca juga: Fatayat NU Apresiasi Pembentukan Direktorat PPA dan PPO Polri

Aliyatul Maimunah menegaskan perempuan muslim harus mengambil peran sebagai arsitek perubahan di tengah tantangan zaman. “Hari ini kita dipertemukan dalam forum yang penuh inspirasi, energi kebaikan, serta semangat perubahan,” ujarnya.

Aliyatul Maimunah menyoroti tantangan global berdasarkan data UN Women, mulai dari ketimpangan ekonomi, keterbatasan akses pendidikan, hingga kerentanan perempuan dalam kekerasan berbasis digital. Karena itu, perempuan muslim harus memiliki tiga kekuatan utama intelektual, spiritual-moral, serta solidaritas dan kepemimpinan sosial.

Read Entire Article
Prestasi | | | |