Panglima Militer Iran: 1 Kepala Tentara AS Dihargai Rp534 Juta

2 hours ago 4

loading...

Satu kepala tentara AS dihargap Rp534 juta. Foto/X

TEHERAN - PanglimaMiliter Iran , Mayor Jenderal Amir Hatami, mengumumkan imbalan finansial bagi siapa pun yang membunuh atau menangkap tentara AS yang bertindak sebagai agresor, seraya menyatakan bahwa era kehadiran militer Amerika di Teluk Persia telah berakhir secara permanen.

Berbicara dalam upacara peringatan Hari Jurnalis Nasional, Jenderal Hatami mengungkapkan inisiatif baru yang didukung oleh kampanye penggalangan dana publik, di mana warga Iran menyumbangkan uang untuk mendukung angkatan bersenjata dalam operasi pertahanan.

Berdasarkan rencana ini, setiap individu yang membunuh atau menangkap tentara AS dan menyerahkannya kepada pihak berwenang akan menerima imbalan sebesar 5 miliar Toman (sekitar USD30.000) atau setara Rp524 juta.

Jenderal Hatami menambahkan bahwa perempuan Iran pemberani yang berhasil melakukan tindakan tersebut akan menerima imbalan dua kali lipat.

Selain itu, senjata yang digunakan dalam operasi tersebut akan dibeli oleh Angkatan Darat dengan harga dua kali lipat dari nilai pasarnya dan dipamerkan secara permanen di museum khusus.

Jenderal Hatami menegaskan bahwa kemampuan pertahanan dan ofensif Iran sedang dibangun kembali dan diperluas dengan cepat, seraya mencatat bahwa kapasitas baru telah ditunjukkan selama bentrokan baru-baru ini dengan pasukan Amerika di Selat Hormuz.

Ia memperingatkan bahwa musuh telah melakukan kesalahan perhitungan mendasar mengenai kekuatan militer Iran dan tidak boleh mengulangi kesalahan fatal di masa lalu, karena Iran tidak memiliki batasan dalam mempertahankan kedaulatannya.

Ia juga menyoroti reorganisasi militer dan keamanan baru yang diperintahkan oleh Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, yang mengisyaratkan bahwa eskalasi militer regional apa pun hanya akan membuat Iran semakin teguh pendiriannya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |