loading...
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengungkapkan iuran untuk menjadi anggota permanen Dewan Perdamaian Board of Peace (BoP) dibutuhkan untuk membangun Gaza. Foto/SindoNews
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ), Yahya Cholil Staquf mengungkapkan iuran untuk menjadi anggota permanen Dewan Perdamaian Board of Peace (BoP) dibutuhkan untuk membangun Gaza.
Diketahui iuran keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menurut informasi ditetapkan sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp16,9 triliun.
“Iuran itu memang dibutuhkan karena yang akan dilakukan adalah satu agenda dengan pembiayaan besar-besaran untuk Gaza itu,” kata Gus Yahya di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Rabu (4/2/2026).
Baca juga: MUI Dukung Indonesia Gabung Board of Peace usai Bertemu Prabowo
Diketahui, kondisi Gaza saat ini sudah dihancurkan oleh agresi Israel. Gus Yahya pun menilai perlu ada penggalangan dana untuk membangun wilayah Palestina di tepi laut Mediterania itu.


















































