loading...
Operasi pencarian jurnalis dan Anak Buah Kapal (ABK) Arupadhatu I yang hilang kontak saat meliput erupsu Gunung Anak Krakatau resmi dihentikan oleh Tim SAR gabungan. Foto/SindoNews
JAKARTA - Operasi pencarian jurnalis dan Anak Buah Kapal (ABK) Arupadhatu I yang hilang kontak saat meliput erupsu Gunung Anak Krakatau resmi dihentikan oleh Tim SAR gabungan. Meski demikian, pencarian tetap dilakukan bila ada petunjuk baru.
"Setelah tambahan 3 hari, Operasi SAR gabungan pencarian para jurnalis hilang di Selat Sunda dihentikan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten Amrad, Kamis (17/9/2026).
Amrad menjelaskan, meskipun dihentikan, tim SAR akan melakukan pencarian kembali jika ditemukan petunjuk baru. "Namun pencarian bukan disetop total karena apabila ada petunjuk atau tanda-tanda keberadaan mereka yang hilang, operasi akan dibuka kembali," ujarnya.
Baca juga: Hari ke-10 Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal, 24 Kapal Dikerahkan Sisir Selat Sunda
Adapun identitas korban yang hilang kontak dalam kapal tersebut yakni Warta (55) selaku Kapten Kapal, Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), Heriyanto (49) selaku guide, M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (Freelance).
Lihat video: Hari Terakhir Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal, Menanti Asa di Selat Sunda
(cip)


















































