loading...
Penerbangan Qatar Airways selama 10 jam dari Melbourne menuju Doha diwarnai kepanikan karena dua penumpang mengaku bawa pistol dan mengamuk. 9News/Jacqui Felgate/Wikipedia
DOHA - Para penumpang Qatar Airways dalam penerbangan jarak jauh dari Australia menuju Qatar mengalami kepanikan selama sekitar 10 jam. Musababnya, dua penumpang pria bertindak brutal, mengaku membawa pistol, dan mengancam akan menembak orang-orang di dalam pesawat.
Secara kebetulan, peristiwa yang mencekam itu terjadi Jumat (11/9/2026) yang bertepatan dengan 25 tahun peringatan serangan 9/11.
Baca Juga: Mengamuk di Pesawat, Penumpang Rasis Ini Dilakban dan Diikat seperti Mumi
Mengutip laporan dari Sydney Morning Herald, Minggu (13/9/2026), insiden tersebut terjadi dalam penerbangan Virgin Australia dengan nomor VA7 yang dioperasikan Qatar Airways. Rutenya; Melbourne-Doha.
Sejumlah saksi mata mengatakan kedua penumpang pria tersebut terlihat gelisah dan tidak tenang tak lama setelah pesawat lepas landas. Mereka beberapa kali berjalan mondar-mandir di lorong kabin, mengganggu penumpang di sekitar mereka, serta membuka-buka kompartemen bagasi di atas kepala.
Sekitar enam jam sebelum penerbangan VA7 dijadwalkan mendarat, perilaku kedua pria itu berubah menjadi semakin agresif. Mereka mulai bertengkar, berkelahi, dan berteriak mengancam para penumpang lain.
Keduanya bahkan mengaku membawa pistol dan mengatakan akan menembak orang-orang di dalam pesawat.


















































