loading...
Samsung AI. FOTO/ DAILY
SEOUL - Samsung memprediksi bahwa krisis kekurangan komponen memori (RAM) akan memburuk pada tahun 2027 dan diperkirakan akan terus berlanjut setidaknya hingga tahun 2028.
Kelangkaan pasokan komponen selama setahun terakhir telah menyebabkan harga memori melonjak tajam sejak Oktober tahun lalu, bahkan melampaui biaya beberapa komponen utama lainnya, termasuk cip prosesor dan layar.
Pandangan Samsung ini sejalan dengan peringatan CEO SK hynix, Kwak Noh-jung, yang memprediksi bahwa permintaan di industri memori akan terus melampaui kapasitas produksi hingga melewati tahun 2030.
Kendati demikian, lonjakan harga memori justru memberikan keuntungan besar bagi Samsung; divisi Device Solutions (DS) perusahaan mencatatkan laba operasional sebesar 89,2 triliun won pada kuartal terakhir, yang didorong oleh tingginya permintaan dari sektor kecerdasan buatan (AI).
Namun, situasi ini berdampak pada divisi Mobile Experience (MX) dan divisi jaringan perusahaan, yang mencatatkan kerugian operasional kuartalan sebesar 0,7 triliun won akibat kenaikan biaya memori.
(wbs)


















































