Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran

5 hours ago 11

loading...

Setelah empat bulan tenang dan nyaman, Atab Saudi kembali dibombardir Iran. Foto/X/@IRGC_Global

RIYADH - Iran meluncurkan rudal balistik ke pangkalan AS di Arab Saudi pada Sabtu, menandai serangan langsung pertama Teheran terhadap negara Teluk tersebut dalam hampir empat bulan.

Seorang koresponden Axios, mengutip seorang pejabat AS, melaporkan serangan tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial AS X. Iran terakhir kali menyerang target di Arab Saudi selama serangan terhadap kompleks petrokimia Jubail pada awal April.

Detail tambahan tentang serangan atau targetnya tidak disertakan dalam unggahan tersebut.

Melansir Anadolu, serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz, di mana AS dan Iran telah saling melancarkan serangan militer dalam beberapa pekan terakhir setelah runtuhnya gencatan senjata yang dimediasi Pakistan.

Sebelumnya, Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi telah mencabut peringatan yang berbunyi di Al-Kharj dan Yanbu pada Sabtu pagi melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat.

Melansir Al Arabiya, pesan aman dikirim sekitar enam menit setelah peringatan awal.

Warga diimbau untuk mengikuti instruksi keselamatan dari pihak berwenang dan menghindari pengambilan gambar atau foto di area yang terkena dampak.

Serangan terhadap Arab Saudi itu terkait dengan Amerika Serikat melancarkan serangan malam ketujuh berturut-turut terhadap Iran, sementara seorang penasihat militer untuk pemimpin tertinggi Iran memperingatkan akan adanya serangan skala penuh jika serangan AS berlanjut.

Dalam sebuah unggahan di X pada hari Jumat, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan dimulai pada pukul 19:00 GMT (22:30 di Iran) dan "dirancang untuk terus menurunkan kemampuan militer Iran atas arahan Panglima Tertinggi".

CENTCOM kemudian mengatakan operasi tersebut telah menggunakan “pesawat tempur, drone udara, dan kapal perang” untuk menyerang “situs pengawasan, infrastruktur logistik militer, penyimpanan senjata bawah tanah, dan kemampuan maritim” Iran. Dikatakan lokasi yang ditargetkan termasuk Jask, Sirik, Bushehr, Bandar Abbas, Pulau Qeshm, Ahvaz, dan Yazd.

Read Entire Article
Prestasi | | | |