loading...
Sukun dinilai memiliki potensi besar sebagai pangan masa depan sekaligus superfood lokal Indonesia. Foto/Tangkap layar laman IPB Digitani.
JAKARTA - Sukun dinilai memiliki potensi besar sebagai pangan masa depan sekaligus superfood lokal Indonesia. Guru Besar IPB University mengungkapkan kriteria yang menjadikan sukun layak menyandang predikat tersebut.
"Suatu pangan dapat disebut superfood jika memiliki kandungan nutrisi tinggi tanpa antinutrisi, memberikan manfaat kesehatan, serta dibudidayakan dengan cara yang rendah emisi karbon dan tangguh terhadap perubahan iklim. Berdasarkan berbagai kajian dan pengamatan di lapangan, sukun memenuhi ketiga kriteria itu," jelas Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University Prof Edi Santosa, melalui siaran pers, Jumat (3/7/2026).
Baca juga: IPB University Akan Buka Jalur RPL untuk Penerimaan Mahasiswa Baru S1 dan Pascasarjana
Dari sisi gizi, Prof Edi menjelaskan bahwa sukun memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan beberapa sumber karbohidrat lainnya. Selain kaya serat dan memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, sukun juga mengandung vitamin C, serta pada beberapa penelitian ditemukan mengandung vitamin A, folat, zat besi (Fe), dan seng (Zn), yang berperan penting dalam mendukung pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
"Sukun juga memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dibandingkan singkong. Namun, setiap bahan pangan memiliki keunggulan masing-masing dan saling melengkapi, sehingga tidak perlu dipertentangkan," ujarnya.

















































