loading...
Presiden LGEIN Ha Sang-chul merilis strategi defensif melawan agresi merek China, dengan mengandalkan trust 35 tahun dan basis produksi lokal di tengah absennya rilis data pangsa pasar. Foto: Sindonews/Danang Arradian
JAKARTA - Pasar elektronik Indonesia menghadapi volatilitas tinggi akibat penetrasi agresif merek-merek asal China yang masuk di berbagai segmen.
Menanggapi sentimen pasar ini, PT LG Electronics Indonesia (LGEIN) mengaku tetap optimistis dan punya strateginya sendiri.
Presiden LGEIN, Ha Sang-chul, dalam sesi round table di Jakarta (20/10), menyatakan bahwa kompetisi adalah katalisator inovasi.
"Kompetisi adalah hal baik. Ia mendorong kami untuk menciptakan inovasi yang lebih cepat dan memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen," ujar Ha Sang-chul.
Ha menegaskan strategi defensif LG tidak akan berfokus pada perang harga, melainkan pada tiga aset fundamental yang diklaim tidak dimiliki kompetitor baru:



















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492260/original/007295900_1770136146-pexels-mikhail-nilov-7777144.jpg)






























