loading...
Mazda Gunakan Tanah Liat. Foto/ YT
TOKYO - Di dunia otomotif modern—yang semakin bergantung pada komputer, kecerdasan buatan, realitas virtual, dan pemodelan digital—Mazda tetap mempertahankan metode tradisional yang mungkin tampak agak tidak lazim bagi sebagian orang.
Mazda terus menggunakan model tanah liat dalam proses perancangan mobil baru; metode ini memainkan peran krusial dalam menciptakan tampilan khas Mazda yang dikenal sebagai desain "Kodo".
Proses desain Mazda bermula sama seperti produsen lainnya: dengan sketsa, baik di atas kertas maupun melalui desain berbantuan komputer (*computer-aided design*). Para desainer menghasilkan berbagai gagasan sebelum memilih konsep yang paling tepat untuk dikembangkan menjadi bentuk tiga dimensi.
Meskipun teknologi digital banyak digunakan dalam proses ini, Mazda tidak berhenti pada model yang ditampilkan di layar komputer. Sebaliknya, desain tersebut juga diwujudkan dalam bentuk model fisik menggunakan tanah liat khusus kelas otomotif.
Model-model ini memungkinkan desainer untuk melihat bentuk nyata mobil dari berbagai sudut—sesuatu yang tidak dapat direplikasi sepenuhnya oleh tampilan digital. Bagi Mazda, aspek paling krusial adalah bagaimana cahaya berinteraksi dengan bodi mobil.
Permukaan mobil mungkin tampak sempurna di layar komputer, namun begitu dibentuk secara fisik dan ditempatkan di bawah pencahayaan dunia nyata, ketidaksempurnaan pada lekukan atau transisi permukaan bisa menjadi jauh lebih terlihat.


















































