Tinggalkan Monas usai Aksi May Day, Massa Buruh Tenteng Goodie Bag isi Sembako

3 hours ago 9

loading...

Ribuan buruh yang mengikuti aksi May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026) mulai meninggalkan lokasi. Mayoritas buruh yang masih menunggu jemputan tampak menenteng goodie bag berisi sembako. Foto: Danandaya

JAKARTA - Ribuan buruh yang mengikuti aksi May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026) mulai meninggalkan lokasi. Mereka dari berbagai daerah datang ke Monas menggunakan bus maupun iring-iringan sepeda motor.

Mayoritas buruh yang masih menunggu jemputan tampak menggemblok atau menenteng goodie bag model tas serut yang dibagikan panitia. Tas serut tersebut berwarna biru bertuliskan Istana Kepresidenan Republik Indonesia.

Baca juga: Naik Maung, Presiden Prabowo Hadiri May Day di Monas

Adapun isi di dalamnya merupakan barang kebutuhan pokok seperti beras, gula, kopi, kental manis, hingga sarden kaleng.

"Ya sembako-sembako gitu kayak gini. Mungkin nggak tau tuh asalnya dari apa namanya Presiden apa pemerintah ya kita juga nggak tau. Tapi, ada instruksi suruh ngambil ya kita ambil aja," ujar Andi Wijaya, buruh asal Tangerang di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Untuk mendapatkan sembako, Andi sempat berdesakan dengan buruh lain. Karena banyaknya buruh yang hadir juga ingin mengambil bantuan tersebut.

Dalam momentum hari buruh ini, dia berharap pemerintah dapat menghapus sistem outsourcing dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Sebab, dua hal tersebut selama ini dinilai merugikan para pekerja.

"Kalau untuk harapan saya ya apa namanya bahwasanya pertama itu hapuskan outsourcing. Yang kedua hapuskan PKWT. Karena itu secara tidak langsung ya sangat merugikan karyawan," ucapnya.

(jon)

Read Entire Article
Prestasi | | | |