loading...
Tepat setahun mengudara, Token Palapa memperluas utilitas nyata ke jaringan hotel nasional dan gim digital demi menjaga relevansi pasar. Foto: Palapa
JAKARTA - Token Palapa ($PLPA) memilih merayakan ulang tahun pertamanya dengan paradoks: menawarkan imbal hasil investasi fantastis sembari secara sistematis "memusnahkan" pasokannya sendiri demi menjaga nilai.
Tepat setahun setelah peluncuran perdananya, token utilitas besutan PT Global Karya Wisesa yang didukung ekosistem Bittime ini tidak lagi sekadar bermain di kolam lokal, melainkan mulai merangsek masuk ke sektor riil seperti perhotelan dan industri gim (GameFi).
Setelah sukses melantai di bursa pertukaran (exchange) seperti Indodax, serta menembus pasar global via Pionex dan Bitrue, Palapa kini menargetkan eksplorasi yang lebih ambisius: menjadikan token kripto sebagai bagian integral dari gaya hidup sehari-hari.
Langkah Palapa untuk menggandeng jaringan hotel nasional (national hotel chain) dan masuk ke ranah GameFi adalah upaya untuk keluar dari jebakan aset spekulatif.
Dalam ekosistem blockchain, token yang tidak memiliki kegunaan (utility) sering kali berakhir mati suri setelah hype sesaat.
CEO Palapa, Jimmy Siswanto, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar wacana. "Kami berharap dapat terus memperluas jangkauan ekosistemnya. Selain dari industri Gaming, saat ini kami tengah mempersiapkan rencana eksplorasi dengan national hotel chain. Harapannya, hal ini dapat menjadi bentuk komitmen sekaligus penguatan utilitas token Palapa," ujar Jimmy di Jakarta.
Jika terealisasi, integrasi dengan rantai hotel nasional akan menjadi preseden penting bagaimana aset kripto dapat digunakan dalam transaksi sektor riil di Indonesia, melampaui fungsi tradisionalnya sebagai instrumen investasi semata.


















































