Transparansi dan Reformasi Pasar Modal Butuh Penguatan Komunikasi

4 hours ago 4

loading...

Semangat transparansi dan reformasi pasar modal jadi benang merah dalam diskusi Road to Investor Relations Forum (IRF) 2026 dengan tema Era Baru Transparansi Pasar Modal. Foto/Dok

JAKARTA - Pasar modal Indonesia kini menuju era baru transformasi dan reformasi. Berbagai upaya transformasi dilakukan untuk membawa pasar modal Indonesia berkembang menuju level global.

Semangat inilah yang jadi benang merah dalam diskusi Road to Investor Relations Forum (IRF) 2026 dengan tema “Era Baru Transparansi Pasar Modal” yang diselenggarakan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Hadir sebagai pembicara Pejabat Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Eddy Manindo Harahap, dan Pengamat Pasar Modal Hans Kwee. Acara ini dimoderatori Founder dan Pemimpin Redaksi SUAR.ID, Sutta Dharmasaputra.

Baca Juga: OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Begini Detailnya

Diskusi Road to Indonesia Investor Relations Forum (IRF) 2026 menjadi diskusi pemanasan, sebelum digelarnya acara Indonesia IRF 2026 yang akan dihelat pada bulan Mei 2026 nanti.

“Selama lebih dari 25 tahun mendampingi perusahaan di pasar modal, kami melihat bahwa investor relations memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang perusahaan publik dalam membangun kepercayaan investor sekaligus menjaga nilai perusahaan di pasar," ujar Founder & CEO Kitacomm, Henny Lestari.

Read Entire Article
Prestasi | | | |