loading...
Trisno Pas Band. Foto: Instagram
JAKARTA - Kepergian bassist legendaris Pas Band, Bambang Sutrisno alias Trisno, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekan satu bandnya. Sang drummer, Sandy, bahkan tak kuasa menahan air mata saat mengenang sosok sahabat yang telah menemaninya bermusik dan berbagi panggung selama puluhan tahun.
Dalam sebuah wawancara, Sandy mengungkapkan bahwa mendiang Trisno memiliki kebiasaan unik disela tur atau manggung di sebuah kota. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang sangat menyukai suasana pusat perbelanjaan, bahkan hal itu seolah menjadi oksigen tersendiri baginya sebelum beraksi.
"Dia kan anak mall banget. Setiap kali kita mau manggung, mau ke kota mana, dia cuma tanya, 'Ada mall nggak?'. Kalau nggak ada mall, dia tanya 'Ada minimarket nggak?'. Karena buat dia itu napas, buat dia itu oksigen. Dia cuma sekadar beli apa gitu udah happy banget," ujar Sandy saat ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat belum lama ini.
Baca Juga : Bassist Pas Band Trisno Dikabarkan Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Komplikasi Penyakit
Selain kebiasaan mencari mall, Sandy juga mengenang Trisno sebagai sosok yang sangat jujur dalam bermusik. Sebagai sesama pemain di bagian ritme, Sandy merasa sangat kehilangan rekan kerja yang selalu memberikan apresiasi spontan jika permainan mereka sinkron di atas panggung.
"Bro itu orangnya jujur banget. Dia kalau suka banget dengan panggung itu, dia akan tos sama saya setiap kali panggung. Tapi kalau misalnya saya lagi mainnya lagi nggak bener, dia marah dan saya tahu, 'Oh, sorry'. Kalau saya main enak, dia selalu senyum ke saya," kenang Sandy.
Sandy menceritakan bahwa kondisi kesehatan Trisno sebenarnya sudah menurun sejak beberapa bulan terakhir. Sebelum didiagnosis gagal ginjal kronis, Trisno sering mengeluhkan pusing namun enggan memeriksakan diri ke dokter walau kakinya mulai membengkak.


















































