loading...
Pulau Kharg menjadi target serangan AS dan Israel. Foto/telegraph
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang mempertimbangkan rencana menduduki atau memblokade Pulau Kharg di Iran untuk menekan Iran agar membuka kembali Selat Hormuz. Kabar itu dilaporkan media AS Axios, mengutip empat sumber anonim.
“Kita butuh sekitar satu bulan untuk lebih melemahkan Iran dengan serangan, merebut pulau itu, dan kemudian mengendalikan mereka dan menggunakannya untuk negosiasi,” ujar salah satu sumber kepada Axios.
Serangan AS dan Israel di pulau itu, pusat ekspor minyak Iran yang berjumlah 90%, menargetkan instalasi militer; namun, invasi darat menempatkan pasukan AS dalam jangkauan serangan Iran.
Militer AS telah menyetujui pengerahan pasukan tambahan ke wilayah tersebut di tengah perang melawan Iran. “Jika [Trump] memutuskan untuk melakukan invasi pantai, itu akan terjadi. Tetapi keputusan itu belum dibuat,” kata seorang pejabat senior pemerintahan Trump kepada Axios, mengenai rencana membuka kembali Selat Hormuz.
Sementara itu, tampaknya para pemimpin dan negara-negara Eropa kini lebih cenderung membantu Donald Trump untuk mencabut blokade di Selat Hormuz.












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2377547/original/015876200_1538989089-Ilustrasi_Backpaker.jpg)





































