Warga 17 Tahun Dapat Rekening Plus Saldo Rp50.000, Urgensinya Apa?

1 week ago 19

loading...

Rencana pembukaan rekening bank secara massal disertai saldo awal Rp50.000 dinilai perlu dibarengi penguatan literasi keuangan. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Rencana pembukaan rekening bank secara massal bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang disertai saldo awal Rp50.000 dinilai perlu dibarengi penguatan literasi keuangan agar kebijakan tersebut memberikan manfaat ekonomi nyata. Kepemilikan rekening semata tidak menjamin peningkatan kualitas inklusi keuangan, terutama jika generasi muda belum memahami pengelolaan uang dan risiko produk keuangan.

"PR mendesak pemerintah saat ini bukan sekadar menambah kepemilikan rekening, melainkan mempersempit jurang literasi keuangan yang masih sangat lebar pada masyarakat usia muda. Ketika anak muda memegang rekening tanpa dibekali pemahaman, mereka rentan tertipu, bahkan rekeningnya disalahgunakan untuk transaksi judi online hingga diperjualbelikan," ujar Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda kepada SindoNews, Minggu (13/9/2026).

Baca Juga: Warga Indonesia Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank dan Saldo Rp50.000

Nailul mengatakan tingkat kepemilikan rekening atau inklusi keuangan penduduk usia dewasa telah mencapai sekitar 93%. Namun, capaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan tingkat literasi keuangan karena masih banyak generasi muda yang belum memahami pengelolaan tabungan, investasi, kredit, maupun mitigasi risiko utang.

Ia juga menilai target pembukaan hingga 200 juta rekening perlu dikaji berdasarkan kondisi demografi dan tingkat kepemilikan rekening masyarakat. Menurut dia, penambahan rekening dalam jumlah besar berisiko tidak memberikan dampak signifikan apabila rekening yang dibuka tidak digunakan untuk aktivitas ekonomi produktif.

Read Entire Article
Prestasi | | | |