Warga Palestina Ungkap Kekejaman Penjajah Israel di Tepi Barat: Jangan Keluar, Nanti Kamu Dibunuh

1 day ago 35

loading...

Tentara dan penjajah Israel mengepung rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat. Foto/hurriyet

TEPI BARAT - Warga Palestina di desa Qusra, Tepi Barat, diperintahkan meninggalkan rumah mereka setelah dikepung selama berhari-hari dan mengalami serangan berulang kali oleh penjajah Israel. Pasukan Israel (IDF) menetapkan wilayah tersebut sebagai zona militer tertutup dengan dalih melindungi warga sipil.

Dalam wawancara dengan Charlotte Dubenskij dari RT, Han Abdul Karim Hassan—seorang warga Palestina di Qusra yang terjebak dalam pengepungan—mengatakan IDF menetapkan desa tersebut sebagai zona militer setelah membiarkan aksi teror oleh para penjajah Israel berlangsung selama berhari-hari.

"Tentara datang dan memasuki area ini saat saya sedang berdiri di sini, disertai rombongan besar pemukim, jadi saya bertanya kepada mereka, 'Bukankah kalian datang ke sini karena ulah para pemukim itu?'" ujar Hassan. "Lalu mereka memerintahkan kami untuk segera mengosongkan rumah."

"Kemudian anak perempuan saya menelepon, dan saya melarangnya keluar; dengan kata lain, saya bilang padanya, 'Jangan keluar karena nanti kamu dibunuh,'" tambahnya.

Hassan menegaskan para penjajah Yahudi mendirikan pos terdepan di sana pada bulan Januari, lalu melancarkan serangan dan intimidasi setiap hari.

Ia mengatakan mereka merusak gerbang pertanian dan pintu rumah, memblokir jalan, serta memutus aliran listrik, air, dan pasokan makanan.

"Situasi ini sudah berlangsung selama dua minggu, dan mereka masih belum menyelesaikannya," tambahnya. "Anak-anak saya kelelahan; mereka terkurung di dalam rumah."

Read Entire Article
Prestasi | | | |