loading...
Menkeu, Purbaya menekankan, bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 tidak memasukkan alokasi anggaran tambahan untuk kenaikan gaji para guru. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menekankan, bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 tidak memasukkan alokasi anggaran tambahan untuk kenaikan gaji guru . Hal ini sekaligus memperjelas arah kebijakan belanja pegawai sektor pendidikan pada tahun anggaran mendatang yang tengah digodok pemerintah.
Menurut Purbaya, pemerintah saat ini fokus mengoptimalkan pagu anggaran pendidikan yang ada untuk berbagai program peningkatan mutu pembelajaran, termasuk pembangunan fasilitas sekolah unggul serta program pemenuhan gizi nasional melalui Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kendati demikian, penyesuaian alokasi anggaran belanja pegawai tersebut masih sangat dinamis dan bergantung pada perkembangan kapasitas fiskal negara di masa mendatang. Baca Juga: Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
"Bukan berarti enggak mungkin, kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau emang kita punya uang lebih dan emang dibutuhkan, kita bisa tambah juga, tapi sekarang belum direncanakan," ujar Purbaya selepas konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Adapun, pemerintah menetapkan alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 sebesar Rp820,9 triliun, di mana Rp240 triliun di antaranya akan diplot khusus untuk mendanai program MBG. Menurut Purbaya, salah satu fokus utama dari pemanfaatan dana pendidikan tahun depan tersebut difungsikan untuk menyasar 60,6 juta jiwa penerima manfaat program MBG.

















































