437 Madrasah di Aceh Siap Pembelajaran Tatap Muka pada 5 Januari 2026

1 month ago 35

loading...

Menag Nasaruddin Umar meninjau proses pembersihan lumpur di MIN 43 Bireuen. Foto/Kemenag.

JAKARTA - Madrasah di sejumlah kabupaten/kota terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh mulai kembali bersiap melaksanakan pembelajaran tatap muka 5 Januari mendatang. Hal ini untuk memastikan hak anak atas pendidikan tetap terpenuhi meski dalam kondisi darurat.

Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025 Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Khairul Azhar menyampaikan, berdasarkan data yang dihimpun tim tanggap darurat, 437 dari 500 madrasah yang terdampak bencana dinyatakan siap menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (PBM) secara langsung.

Baca juga: Swasta Tertarik Manfaatkan Lumpur Banjir Aceh, Presiden: Silakan, Bagus Sekali!

“Alhamdulillah, mayoritas madrasah terdampak sudah siap melaksanakan PBM. Ini menunjukkan semangat yang luar biasa dari para pendidik, tenaga kependidikan, serta dukungan masyarakat dalam memulihkan layanan pendidikan bagi anak-anak kita,” ujar Khairul yang juga Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (3/1/2025).

Meski demikian, masih terdapat 63 madrasah yang belum siap PBM, tersebar di beberapa kabupaten, antara lain Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, dan Bener Meriah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |