loading...
Gunung Ungaran. Dok Kementerian ESDM
SEMARANG - Akademisi Teknik Geologi Universitas Diponegoro (Undip) Yoga Aribowo menilai pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran , Jawa Tengah berpotensi memberikan manfaat bagi kualitas lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kalau semakin banyak porsi PLTP, tentu akan berkontribusi positif bagi kualitas lingkungan baik udara, laut maupun air,” ujar Yoga, Sabtu (12/9/2026).
Baca juga: Ahli Panas Bumi Sebut Eksplorasi PLTP Gunung Ungaran Layak Dilanjutkan
Menurut dia, panas bumi memiliki emisi yang relatif rendah. Emisi karbon dioksida (CO2) dari PLTP diperkirakan sekitar 100 gram per kilowatt hour (kWh), sedangkan emisi hidrogen sulfida (H2S) kurang dari 1 gram per kWh.
Energi panas bumi memanfaatkan uap dan air panas yang tersimpan dalam reservoir hingga ribuan meter di bawah permukaan bumi. Air tersebut merupakan bagian dari sistem reservoir panas bumi, bukan air tanah dangkal yang digunakan untuk sumur.


















































