loading...
AS berdalih serangan terhadap Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro adalah perang melawan narkoba. Namun, Venezuela sebut alasan sebenarnya adalah minyak. Foto/Screenshot video Fox News
WASHINGTON - Warga Caracas pada Sabtu pagi dikejutkan oleh serangkaian ledakan singkat dan keras serta deru pesawat terbang rendah. Dalam beberapa jam, klaim luar biasa menyusul dari Florida, yakni Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pasukan AS telah melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan menangkap presidennya, Nicolas Maduro, menerbangkannya ke luar negeri dalam operasi gabungan dengan lembaga penegak hukum Amerika.
Pengumuman tersebut, yang disampaikan di Truth Social, mengakhiri tekanan AS yang meningkat selama berbulan-bulan terhadap pemerintah Maduro. Bagi Washington, pemerintah Maduro merupakan pemerintah tidak sah dan menggambarkan tindakan AS diklaim ditujukan untuk pemberantasan narkoba, menghentikan arus migrasi, dan membela keamanan nasional Amerika.
Baca Juga: Ini Respons Dunia usai AS Mengebom Venezuela dan Culik Maduro, Ada Juga Sikap Indonesia
Mengapa AS Menyerang Venezuela?
Alasan yang dinyatakan pemerintah Trump adalah masalah migrasi dan terorisme narkoba.
Trump telah berulang kali mengaitkan Venezuela dengan kedatangan ratusan ribu migran di perbatasan selatan AS. Menurut laporan resmi Washington, sejak 2013, hampir delapan juta warga Venezuela diperkirakan telah melarikan diri dari keruntuhan ekonomi dan penindasan politik, sebagian besar menetap di tempat lain di Amerika Latin.


















































