AS-Iran di Ambang Perang Lagi, Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan 1 Skuadron Jet ke Arab Saudi

2 hours ago 6

loading...

Pakistan kerahkan 8.000 tentara, satu skuadron jet tempur, drone, dan sistem pertahanan udara ke Arab Saudi saat Amerika Serikat dan Iran di ambang perang lagi. Foto/The Defense Watch

RIYADH - Pakistan telah mengerahkan 8.000 tentara, bersama dengan satu skuadron jet tempur dan sistem pertahanan udara ke Arab Saudi. Langkah ini sebagai bagian dari pakta pertahanan bersama mereka dalam menghadapi eskalasi yang terus meningkat antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Mengutip laporan Reuters, Selasa (19/5/2026), pasukan dan pesawat dikerahkan pada awal April, termasuk jet tempur JF-17 dan sistem pertahanan udara HQ-9 buatan China—yang dimaksudkan untuk mencegat serangan apa pun terhadap Arab Saudi.

Baca Juga: Trump: AS Batal Serang Iran atas Permintaan 3 Negara Arab

Para pejabat regional, yang dikutip dalam laporan Reuters, mengatakan berdasarkan pakta pertahanan bersama, Pakistan dapat mengirim hingga 80.000 tentara untuk membela Kerajaan Arab Saudi. Terlebih, kerajaan tersebut telah menjadi sasaran serangan Iran selama puncak perang pada bulan Maret lalu.

Pengerahan ini semakin memperkuat ribuan pasukan Pakistan yang sudah ditempatkan di Arab Saudi di tengah konflik.

Besarnya pengerahan pasukan ini menunjukkan bahwa Pakistan mengambil peran aktif untuk melindungi Arab Saudi setelah serangan Iran terhadap infrastruktur energi Riyadh, yang berisiko memicu perang yang lebih luas di Timur Tengah.

Bersama dengan tentara dan pesawat terbang, termasuk pesawat nirawak, Pakistan juga mengerahkan kapal perang sebagai bagian dari perjanjian keamanan. Hanya saja, belum jelas apakah ada kapal perang yang telah mencapai wilayah Arab Saudi.

Pemerintah Pakistan dan Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataan mengenai operasi pengerahan skala besar terbaru ini.

Read Entire Article
Prestasi | | | |