Kemlu Desak Israel Bebaskan WNI di Armada Global Sumud Flotilla

2 hours ago 7

loading...

Kapal misi pelayaran Global Sumud Flotilla. Foto:Dok Global Sumud Flotilla

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Pemerintah Indonesia juga terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang berada dalam rombongan tersebut.

Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang, mengatakan pemerintah mendesak Israel segera membebaskan seluruh kapal beserta awak sipil yang ditahan dan memastikan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina tetap dapat disalurkan sesuai hukum humaniter internasional.

“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur,” ujar Yvonne dalam keterangannya, dikutip Selasa (19/5/2026).

Baca juga: 2 Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel

Hingga saat ini, sedikitnya 10 kapal dilaporkan telah ditangkap, di antaranya Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), terdapat seorang WNI bernama Andi Angga Prasadewa di atas kapal Josef. Ia diketahui merupakan delegasi GPCI bersama Rumah Zakat.

Selain itu, pemerintah juga masih berupaya memperoleh informasi terkait kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono. Hingga kini, komunikasi dengan kapal tersebut masih terus dilakukan untuk memastikan status kapal maupun kondisi awak di dalamnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |