loading...
AS serang Venezuela dan tangkap Presiden Nicolas Maduro. Foto/X/@rkmtimes
CARACAS - Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk apa yang disebutnya sebagai “aksi agresi bersenjata terhadap Venezuela” oleh Amerika Serikat, dan menyebut setiap “alasan” yang diberikan untuk membenarkan tindakan tersebut “tidak dapat diterima.”
“Kami menegaskan kembali solidaritas kami dengan rakyat Venezuela dan dukungan kami terhadap tindakan kepemimpinan Bolivarian yang bertujuan untuk melindungi kepentingan nasional dan kedaulatan negara,” demikian pernyataan dari kementerian luar negeri Rusia, dilansir CNN.
Kemlu RUsia juga menambahkan bahwa Amerika Latin harus “tetap menjadi zona perdamaian.”
“Dalam situasi saat ini, yang terpenting adalah mencegah eskalasi lebih lanjut dan fokus pada pencarian jalan keluar dari situasi ini melalui dialog,” kata pernyataan itu. “Venezuela harus dijamin haknya untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa campur tangan yang merusak, apalagi militer, dari luar.”
Kedutaan Besar Rusia di ibu kota Caracas beroperasi seperti biasa, menurut kementerian, yang menambahkan: “Saat ini, tidak ada informasi tentang warga negara Rusia yang terkena dampak.”
Sementara itu, Iran, sekutu utama Venezuela, telah mengutuk serangan militer AS terhadap negara Amerika Selatan tersebut.


















































