Bahaya Whip Pink: Dokter IPB Ungkap Risiko Kerusakan Saraf hingga Kematian

1 day ago 12

loading...

Dokter IPB University mengingatkan masyarakat agar mewaspadai bahaya penyalahgunaan Whip Pink. Foto/X.

JAKARTA - Whip Pink yang lebih dulu dikenal di dunia kuliner ternyata banyak disalahgunakan hingga mengancam kesehatan. Dari awalnya alat kuliner kini menjadi tren mendapatkan efek euforia sesaat.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University , dr Agil Wahyu Wicaksono mengingatkan masyarakat agar mewaspadai bahaya penyalahgunaan Whip Pink atau whippets, produk yang mengandung gas nitrous oxide (N2O).

Gas ini dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan jika digunakan di luar fungsi aslinya, bahkan berpotensi menyebabkan kematian.

Whip Pink merupakan tabung kecil berisi gas N2O bertekanan tinggi yang umumnya digunakan sebagai pendorong krim dalam wadah whipped cream. Selain di bidang kuliner, nitrous oxide juga dimanfaatkan dalam dunia medis sebagai anestesi untuk membantu mengurangi rasa nyeri pada prosedur tertentu, seperti tindakan invasif, persalinan, atau sebagai pendamping anestesi umum.

Namun, dr Agil menegaskan bahwa penggunaan N2O secara berlebihan atau tidak sesuai peruntukan dapat membahayakan tubuh. Ia menjelaskan, gas tersebut dapat merusak fungsi vitamin B12, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem saraf.

Baca juga: Jangan Gunakan Whip Pink Sembarangan! Bahaya Hipoksia Mengintai

Read Entire Article
Prestasi | | | |