Brasil Tetapkan 2 Syarat untuk Gabung Dewan Perdamaian Trump, Apa Saja?

5 days ago 18

loading...

Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva. Foto/anadolu

BRASILIA - Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengaitkan potensi partisipasi negaranya dalam “Dewan Perdamaian” yang diusulkan Amerika Serikat dengan dua syarat. Dia menegaskan, 2 syarat itu adalah mandat badan tersebut terbatas pada Gaza, dan badan tersebut mencakup kursi resmi untuk Negara Palestina.

Syarat-syarat tersebut diangkat selama percakapan telepon antara Lula dan Presiden AS Donald Trump yang berlangsung sekitar 50 menit, menurut pernyataan resmi dari kepresidenan Brasil yang diterima Quds Press pada hari Selasa.

Pernyataan tersebut mengatakan percakapan telepon, yang diadakan pada hari Senin, membahas hubungan bilateral serta isu-isu regional dan internasional, dengan fokus khusus pada perkembangan agresi Israel terhadap Jalur Gaza dan proposal Washington untuk membentuk “Dewan Perdamaian” baru dengan Brasil sebagai peserta.

Brasil, tambah pernyataan itu, belum mengambil keputusan akhir untuk bergabung dengan dewan tersebut. Namun, Lula mengajukan dua proposal kepada pihak AS: pertama, pekerjaan dewan tersebut fokus secara eksklusif pada Gaza dan tidak meluas ke konflik internasional lainnya; dan kedua, dewan tersebut mencakup perwakilan Palestina secara resmi.

Lula juga menekankan perlunya reformasi komprehensif Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk memperluas jumlah anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Ia berpendapat struktur saat ini tidak lagi mencerminkan keseimbangan kekuatan global atau secara memadai mengatasi tantangan perdamaian dan keamanan internasional.

Read Entire Article
Prestasi | | | |