Siswa SMP Sungai Raya Lempar Molotov ke Sekolah, Densus 88 Antiteror: Pelaku Dendam Dibully

3 hours ago 3

loading...

Densus 88 Antiteror menyita barang bukti peralatan untuk membuat bom molotov yang digunakan siswa SMP Sungai Raya. Foto/SindoNews

KALBAR - Siswa SMPN 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) diduga melempar bom molotov ke sekolahnya. Peristiwa itu diduga lantaran terduga memiliki motif balas dendam akibat rasa dendam karena di bully.

"Yang bersangkutan merupakan korban perundungan dan memiliki keinginan untuk melakukan balas dendam kepada rekan-rekan yang kerap kali melakukan perundungan terhadapnya," kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, Rabu (4/2/2026).

Selain masalah perundungan, Mayndra menyebut, pelemparan molotov tersebut juga diduga kuat berlatar belakang munculnya permasalahan di internal keluarga siswa itu. "Juga diduga kuat menghadapi masalah keluarga," ujarnya.

Baca juga: 3 Terduga Penghasut Unjuk Rasa Rusuh Ditangkap, Polisi: Buat Bom Molotov hingga Konten Provokatif

Mayndra menyatakan, dalam aksi tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti di antaranya, lima buah gas portable yang bagian sampingnya direkatkan petasan, paku dan pisau. Lalu, enam buah botol berisi bahan bakar minyak dan sumbu kain atau bom molotov. Dan, satu bilah pisau.

Densus 88 dalam hal ini mendampingi Polda Kalbar dalam melakukan penanganan kasus tersebut mulai dari proses pemetaan hingga pemenuhan alat bukti. "Adapun leading sektor penangganan kasus tersebut adalah Polda Kalimantan Barat," ucapnya.

(cip)

Read Entire Article
Prestasi | | | |