Brio Satya S CVT Meluncur Tanpa Seremoni, Solusi Mobil Matic Honda Paling Terjangkau

1 week ago 13

loading...

Honda Brio Satya S CVT menjadi upaya Honda Prospect Motor untuk menggairahkan pasar LCGC. Foto: HPM

JAKARTA - Tanpa ingar-bingar seremoni besar, PT Honda Prospect Motor (HPM) melakukan manuver di awal 2026 dengan meluncurkan varian transmisi otomatis termurahnya, Honda Brio Satya S CVT, yang dibanderol Rp183.500.000 (OTR Jakarta).

Ini jadi langkah taktis untuk menyiasati saturasi pasar Low Cost Green Car (LCGC) sekaligus mengamankan takhta penjualan yang terus dibayang-bayangi kompetitor.

Peluncuran varian ini terasa seperti respons "diam-diam" namun mematikan. Berdasarkan data wholesales (penjualan dari pabrik ke dealer) periode Januari hingga Desember 2025 yang dirilis Gaikindo, Honda Brio mencatatkan penjualan sebanyak 33.233 unit.

Angka ini menempatkannya di posisi ketiga mobil terlaris di Indonesia, menempel ketat Daihatsu Sigra di posisi kedua dengan 34.452 unit dan Toyota Avanza di puncak klasemen dengan 40.148 unit.

Selisih tipis sekitar 1.200 unit dengan Sigra inilah yang tampaknya menjadi landasan logika pasar Honda.

Selama ini, varian terendah (Satya S) hanya tersedia dalam transmisi manual, membatasi pilihan konsumen perkotaan yang memiliki anggaran terbatas namun mendambakan kenyamanan transmisi otomatis di tengah kemacetan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |