loading...
Harga beras di Asia melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun seiring meningkatnya biaya produksi akibat konflik Iran yang mendorong kenaikan harga energi dan pupuk. FOTO/NYTimes
BANGKOK - Harga beras di Asia melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun seiring meningkatnya biaya produksi akibat konflik Iran yang mendorong kenaikan harga energi dan pupuk. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap pasokan, terutama di tengah tekanan musim kering dan penundaan tanam oleh petani.
"Sejumlah petani di Thailand telah menunda penanaman beras karena keuntungan mereka tidak cukup menutupi biaya yang membengkak," ujar Analis Komoditas Senior Rabobank Singapura, Oscar Tjakra, dikutip dari Bloomberg, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga: Perang Timur Tengah dan Lonjakan Harga Komoditas Dunia
Harga beras putih Thailand, yang menjadi acuan pasar Asia, tercatat naik sekitar 10% menjadi USD423 per ton pada pekan yang berakhir 8 April. Kenaikan ini merupakan yang terbesar sejak Agustus 2023, sekaligus menandai tekanan baru pada pasar pangan global.


















































