Pupuk Indonesia Perkuat Pasokan dan Kembangkan Energi Rendah Karbon

6 hours ago 11

loading...

Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Yehezkiel Adiperwira. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) memperkuat ketahanan produksi di tengah dinamika geopolitik global sekaligus mendorong percepatan transisi menuju industri rendah karbon. Langkah ini dilakukan dengan menjaga stabilitas pasokan domestik dan mengembangkan portofolio energi bersih secara bertahap.

"Transformasi menuju ekonomi rendah karbon itu bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keniscayaan. Karena itu, industri harus tetap berjalan, namun di saat yang sama target-target iklim juga harus tetap dicapai," ujar Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Yehezkiel Adiperwira, seperti dikutip, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga: Amran Jamin Stok Pupuk Aman hingga 2026, Alokasi Capai 9,5 Juta Ton

Dia menegaskan keseimbangan antara operasional industri dan komitmen terhadap pengurangan emisi menjadi fokus utama di tengah ketidakpastian global, termasuk potensi gangguan rantai pasok energi.

Dari sisi operasional, perusahaan mengandalkan kemandirian bahan baku sebagai fondasi utama. Ketersediaan gas alam domestik dinilai mampu menjaga stabilitas produksi pupuk nasional, bahkan ketika terjadi gangguan pasokan global.

Ia mencontohkan, potensi gangguan distribusi di Selat Hormuz yang dapat memengaruhi sekitar 30 persen pasokan urea dunia tidak berdampak signifikan terhadap Indonesia. Hal ini karena kapasitas produksi dalam negeri dan pasokan bahan baku yang relatif terjaga.

Read Entire Article
Prestasi | | | |