loading...
Danantara membuka peluang menggenggam saham Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kisaran 15% hingga lebih dari 30%. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan peluang Danantara untuk memegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kisaran 15% hingga lebih dari 30%. Rencana tersebut mengacu pada praktik kepemilikan sovereign wealth fund (SWF) di sejumlah bursa global.
"Kami lihat juga hampir di semua bursa lainnya di dunia ini, Sovereign Wealth Fund (SWF)-nya itu memang ikut ya. Range-nya bisa 15%, ada yang 25%, ada yang 30%, ada yang lebih dari itu," ujar Rosan saat ditemui di BEI, Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Baca Juga: Genggam Saham BEI, Danantara Tunggu Proses Demutualisasi Rampung
Rosan menyampaikan hingga saat ini Danantara belum menetapkan angka kepemilikan secara pasti. Menurut dia, kajian internal masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis dan tata kelola.
Selain membahas peluang kepemilikan saham BEI, Rosan yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM menyatakan optimistis pasar saham domestik akan dibuka menguat pada perdagangan Senin (2/2) besok. Optimisme itu didorong oleh komunikasi intensif yang ia lakukan dengan investor global dalam beberapa hari terakhir.
Ia menuturkan, respons investor asing terhadap kebijakan serta reformasi pasar modal yang tengah disiapkan pemerintah dinilai positif. Investor disebut memahami arah kebijakan tersebut dan memberikan sinyal kepercayaan terhadap pasar Indonesia.


















































