EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi

4 hours ago 3

loading...

EV Services hadir sebagai bagian dari ekosistem yang mencakup layanan pengisian kendaraan listrik, sistem monitoring, digitalisasi transaksi, hingga integrasi dengan sistem kelistrikan nasional. Foto/Dok

JAKARTA - Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat jumlah kendaraan listrik nasional telah melampaui 200 ribu unit pada tahun 2025.

Seiring meningkatnya jumlah pengguna, kebutuhan akan ekosistem pendukung yang andal dan terintegrasi juga semakin penting. Dalam mendukung mobilitas berbasis listrik, diperlukan lebih dari sekadar infrastruktur pengisian daya.

EV Services hadir sebagai bagian dari ekosistem yang mencakup layanan pengisian kendaraan listrik, sistem monitoring, digitalisasi transaksi, hingga integrasi dengan sistem kelistrikan nasional. Melalui pendekatan ini, pengguna kendaraan listrik dapat memperoleh pengalaman yang lebih nyaman dan efisien dalam beraktivitas sehari-hari.

Baca Juga: PLN Icon Plus Dukung PLN Dalam Kehandalan Infrastruktur EV

Salah satu komponen utama EV Services adalah SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang kini terus berkembang di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu tersedia pula layanan services yang memungkinkan pengguna melakukan pengisian daya langsung dari rumah.

Kehadiran berbagai layanan tersebut mendukung fleksibilitas pengguna dalam mengisi daya kendaraan sesuai kebutuhan. Selain infrastruktur fisik, digitalisasi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Read Entire Article
Prestasi | | | |