Guru Besar IPB: MBG Bukan Beban bagi Sektor Pendidikan

1 week ago 14

loading...

Program MBG dinilai sebagai suplemen penting bagi pendidikan, terutama dalam mendukung kesiapan belajar anak. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik seiring munculnya anggapan bahwa program tersebut membebani sektor pendidikan. Sejumlah akademisi menilai pandangan tersebut tidak berdasar karena MBG dan pendidikan justru saling berkelindan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Program MBG dinilai sebagai suplemen penting bagi pendidikan, terutama dalam mendukung kesiapan belajar anak dan memperbaiki kualitas generasi muda. Pemenuhan gizi yang memadai dianggap sebagai fondasi agar proses pendidikan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

"Justru ini bagian dari pendidikan. MBG itu bagian dari pendidikan, juga untuk membangun nasionalisme bagaimana mengentaskan kemiskinan. Memang jangan diadu domba dengan peran guru, dua-duanya harus jalan," ujar Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi IPB Prof. Ahmad Sulaeman dalam pernyataannya, Jumat (23/1/2026).

Pandangan tersebut menegaskan bahwa MBG tidak semestinya dipersepsikan sebagai beban bagi sektor pendidikan, melainkan sebagai kebijakan pendukung yang memperkuat tujuan pembelajaran. Pemenuhan kebutuhan dasar anak, khususnya gizi, menjadi prasyarat penting bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |