loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) resmi mengakhiri tahun 2025 tanpa berhasil menyentuh angka psikologis 9.000. Foto/Aldhi Chandra
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) resmi mengakhiri tahun 2025 tanpa berhasil menyentuh angka psikologis 9.000. Kendati demikian, pada hari terakhir perdagangan tahun ini, Selasa (30/12/2025), indeks ditutup dengan performa yang tetap stabil di zona hijau.
IHSG menguat tipis 0,03% atau naik sekitar 2,682 poin menuju level 8.646,93. Sepanjang hari ini, indeks bergerak fluktuatif dengan rentang posisi tertinggi di 8.663,66 dan titik terendah pada 8.584,86.
Baca Juga: Investor Pasar Modal Indonesia Naik 34,8%, Tembus 20 Juta di Akhir 2025
Aktivitas pasar terpantau cukup agresif dengan rincian volume transaksi capai 39,16 miliar saham, nilai transaksi Rp20,18 triliun, dengan frekuensi 2.593.428 kali perdagangan. Sebanyak 346 saham menguat, 317 saham melemah, dan 146 saham tidak bergerak (stagnan).
Target level 9.000 sebelumnya sempat digaungkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa yang meyakini optimisme pasar terhadap kebijakannya akan tercermin pada portofolio investasi. Diterangkan proyeksi Purbaya didasarkan pada pengamatan siklus ekonomi jangka panjang.
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3253433/original/061012900_1601441591-pexels-kaboompics-com-6360.jpg)

































