loading...
Menhan Inggris John Healey. Foto/anadolu
LONDON - Inggris akan mengerahkan drone, jet tempur Typhoon, dan kapal perang Angkatan Laut Kerajaan HMS Dragon sebagai bagian dari misi multinasional di masa depan untuk mengamankan Selat Hormuz. Penegasan itu diungkap Kementerian Pertahanan Inggris pada hari Selasa (12/5/2026), seperti dilaporkan Anadolu.
Pengumuman tersebut disampaikan setelah pertemuan puncak virtual yang melibatkan menteri pertahanan dan perwakilan dari lebih dari 40 negara yang berpartisipasi dalam misi militer multinasional yang direncanakan.
Menurut kementerian, kontribusi Inggris akan mencakup sistem pencarian ranjau otonom, kemampuan anti-drone, dan spesialis pembersihan ranjau, yang didukung pendanaan baru sebesar 115 juta poundsterling (USD152 juta).
Paket tersebut juga akan menampilkan sistem modular "Beehive" Angkatan Laut Kerajaan yang dilengkapi dengan kapal drone Kraken otonom yang dirancang untuk mendeteksi, melacak, dan menanggapi ancaman.
HMS Dragon sudah menuju Timur Tengah setelah persiapan dan pelatihan tambahan, kata kementerian tersebut.




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)












