loading...
Presiden AS Donald Trump. Foto/rt
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak mengesampingkan kemungkinan melakukan perjalanan ke Rusia tahun ini untuk membantu memfasilitasi penyelesaian konflik Ukraina. Pernyataan itu muncul jelang keberangkatan Trump ke China.
Berbicara kepada wartawan di luar Gedung Putih pada hari Selasa (12/5/2026), sebelum berangkat ke KTT mendatang di China, presiden AS ditanya apakah ia dapat mengunjungi Rusia pada tahun 2026.
“Saya bisa… Saya akan melakukan apa pun yang diperlukan. Perang itu… Saya telah menyelesaikan delapan perang,” kata Trump.
Dia menjelaskan, “Perang itu semakin dekat. Percaya atau tidak, itu semakin dekat. Dan kami pikir kami akan mendapatkan penyelesaian antara Rusia dan Ukraina.”
Sehari sebelumnya, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan kembali bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin siap untuk menjamu Trump. Putin awalnya menyampaikan undangan tersebut setelah KTT bilateral bersejarah AS-Rusia di Alaska Agustus lalu.
Namun, pembicaraan langsung yang didukung Washington antara Moskow dan Kiev selanjutnya telah terhenti.
Negosiasi akan tetap buntu sampai Kiev menarik pasukannya dari Donbass, kata ajudan Kremlin Yury Ushakov pada hari Minggu. “Sampai [Ukraina] mengambil langkah tersebut, kita dapat mengadakan beberapa putaran lagi, puluhan putaran [perundingan] tetapi kita akan tetap berada di tempat yang sama,” katanya.




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)












