IRGC Lakukan Rekayasa Balik terhadap Drone Bawah Air AS yang Disita Iran

3 hours ago 10

loading...

Iran akan mulai melakukan rekayasa balik terhadap drone bawah air milik Amerika Serikat. Foto/mehr

TEHERAN - Juru bicara Korp Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi mengatakan Iran akan mulai melakukan rekayasa balik terhadap drone bawah air milik Amerika Serikat yang baru-baru ini disita pasukan angkatan laut. Rencana itu diungkap dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran.

Mohebbi mengatakan drone bawah laut tersebut termasuk dalam sejumlah perangkat keras militer yang disita selama perang yang telah berlangsung hampir tujuh bulan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.

"Teknologi canggih terdapat pada wahana bawah air yang jatuh ke tangan pasukan Angkatan Laut IRGC ini, dan proses rekayasa baliknya akan segera dimulai," ujarnya.

"Perang ini membuktikan teknologi AS paling mutakhir yang digunakan dalam industri militer dan pertahanan telah jatuh ke dalam kendali Iran," papar dia.

Drone tersebut—wahana bawah air otonom (AUV) jenis Dive-LD yang dirancang untuk pengintaian jarak jauh dan misi bawah laut lainnya—termasuk dalam generasi baru drone militer yang dirancang untuk beroperasi selama berhari-hari dengan intervensi manusia yang minim.

Baca juga: Garda Revolusi Iran Ancam Ubah Geografi Perang jika Diserang Lagi

(sya)

Read Entire Article
Prestasi | | | |