Isu MSCI Mengguncang IHSG, Ekonom Sebut Shock Temporary

5 days ago 13

loading...

Ekonom menilai perbaikan tata kelola pasar modal menjadi sebuah keharusan terkait dengan MSCI, akibatnya membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkena trading halt. Foto/Dok

JAKARTA - Ekonom menilai perbaikan tata kelola pasar modal menjadi sebuah keharusan, terkait dengan Morgan Stanley Capital International ( MSCI ). Akibat sentimen MSCI membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkena trading halt pada perdagangan Kamis (29/1/2026) setelah anjlok 8%.

Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina menerangkan, sentimen negatif pasar saham seperti ini bersifat dinamika yang sementara. Kendati demikian kata Dian, sentimen negatif pasar atas keputusan MSCI yang membekukan bobot indeks Indonesia mesti dicermati sebagai alarm bagi otoritas, lantaran isu yang mencuat berkutat soal transparansi.

Baca Juga: IHSG Trading Halt Dua Hari Beruntun, OJK Langsung Berkantor di BEI Mulai Besok

"Sebenarnya bisa lihat lagi ke fundamental ekonomi Indonesia yang baik-baik saja. Memang ada perlambatan, tapi kan kita harus lihat komparasi dengan global. Artinya secara fundamental masih resilien ya. Nanti pasar keuangan akan mengikuti," kata Dian dalam acara diskusi di kantor Axa Tower, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana respons otoritas, baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Kementerian Keuangan. Respons dari insititusi tersebut terhadap dinamika pasar yakni bakal membuka komunikasi dengan MSCI.

Read Entire Article
Prestasi | | | |