loading...
Permukiman warga Kebon Pala, Jakarta Timur masih banjir sejak Selasa (20/1/2026). Hujan deras yang mengguyur kawasan DKI Jakarta membuat air di permukiman padat penduduk ini susah turun. Foto/Jonathan Simanjuntak
JAKARTA - Permukiman warga di Kebon Pala , Jakarta Timur, masih banjir . Hujan deras yang mengguyur kawasan DKI Jakarta membuat air di permukiman padat penduduk ini susah turun sejak Selasa (20/1/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (24/1/2026), tinggi air masih tercatat di angka 140 cm. Bahkan, jika menuju kawasan yang rumahnya di kontur menurun, ketinggian air bisa mencapai 175 cm.
Warga yang mempunyai kendaraan roda dua langsung mengevakuasi ke dataran yang lebih tinggi agar menghindari motor rusak. Kondisi ini juga mengganggu aktivitas warga lantaran warga terpaksa harus basah kuyup untuk sekadar bermobilitas.
Baca Juga: BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Sukses Tekan Intensitas Hujan Jabodetabek hingga 39,57 Persen
Warga setempat, Sanusi, mengatakan ketinggian air di permukiman ini bergantung pada curah hujan. Apabila curah hujan turun, banjir akan menyusul turun juga.

"Sudah ada empat hari, dua hari yang lalu sempat 75 cm, naik lagi, dan turun lagi, sekarang ini yang paling tinggi 175 cm," tutur Sanusi saat ditemui, Sabtu (24/1/2026).


















































