Kemlu Pantau Tabrakan Kapal di Selat Singapura, Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban

4 hours ago 8

loading...

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menjelaskan pihaknya terus memonitor tabrakan kapal First Margaux berbendera Panama dengan kapal ikan Luqing Yuanyu 108 berbendera China di Selat Singapura. Foto/Ist

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura terus memonitor perkembangan insiden tabrakan kapal First Margaux berbendera Panama dengan kapal ikan Luqing Yuanyu 108 berbendera Republik Rakyat China (RRT) di Selat Singapura, pada Kamis, 17 September 2026.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, hingga saat ini KBRI Singapura belum menerima informasi maupun pengaduan terkait adanya WNI yang menjadi korban atau terlibat dalam insiden tersebut.

Baca juga: Kemlu Pantau Perang Rusia-Ukraina, 1.405 WNI Dipastikan Aman

“KBRI belum menerima informasi maupun pengaduan mengenai adanya WNI yang menjadi korban atau terlibat dalam insiden tersebut,” kata Heni dalam keterangannya, dikutip Selasa (22/9/2026).

Read Entire Article
Prestasi | | | |