Kilang Minyak Utama Moskow Diserang Ukraina, Pasokan Solar Dunia di Titik Kritis

2 hours ago 6

loading...

Serangan pesawat nirawak Ukraina terhadap Kilang Minyak Moskow pada 20 September 2026 memperparah tekanan terhadap pasokan solar global. FOTO/ABC News

JAKARTA - Serangan pesawat nirawak Ukraina terhadap Kilang Minyak Moskow pada 20 September 2026 memperparah tekanan terhadap pasokan solar global yang telah terganggu akibat konflik geopolitik dan kerusakan sejumlah fasilitas pengolahan minyak Rusia. Serangan tersebut merusak unit penyulingan minyak mentah utama AVT-6 dan fasilitas penting lainnya, memicu kebakaran besar di kompleks kilang.

Serangan terhadap kilang yang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 12 juta ton minyak mentah per tahun itu terjadi ketika harga kontrak berjangka solar dan margin pengolahan minyak global melonjak ke level tertinggi sepanjang sejarah, sementara pasar menghadapi potensi gangguan pasokan yang semakin luas.

Menurut laporan CCTV News yang mengutip Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, Kilang Minyak Moskow yang dimiliki Gazprom Neft tersebut berkapasitas sekitar 245.000 barel per hari dan berlokasi sekitar 25 kilometer dari Kremlin. Serangan menghantam unit penyulingan minyak mentah AVT-6 beserta fasilitas pengolahan terintegrasi, sehingga memicu kebakaran besar.

Baca Juga: Ukraina Ngamuk, Lebih dari 1.600 Drone Hujani Rusia saat Pemilu

Kilang tersebut memproduksi bensin kendaraan bermotor, solar, dan bahan bakar penerbangan untuk memasok kebutuhan wilayah metropolitan Moskow serta mendukung kebutuhan angkatan bersenjata Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melalui unggahan di X pada 20 September menyatakan serangan jarak jauh Ukraina di wilayah Moskow memberikan dampak yang sangat signifikan, termasuk terhadap fasilitas industri minyak dan instalasi logistik Rusia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |