Kreator Konten Danu Alqamara Gaet 2 Juta Pengikut di TikTok, Berawal dari Video Slowmo sejak Pandemi

2 hours ago 6

loading...

Kreator Konten Danu Alqamara. Foto: Dok Pribadi

JAKARTA - Bagi sebagian orang, media sosial mungkin hanya menjadi tempat untuk mengisi waktu luang. Namun, tidak sedikit pula yang justru menemukan jalan baru dari aktivitas sederhana di depan kamera. Berawal dari mencoba membuat satu demi satu video, perjalanan tersebut perlahan berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar.

Hal itulah yang dialami Danu Alqamara. Ketika pandemi Covid-19 melanda pada 2020 dan membuat banyak orang lebih banyak beraktivitas dari rumah, Danu mulai mencoba peruntungannya di dunia konten digital.

Video slowmo dan dance menjadi salah satu konten pertama yang dibuatnya. Kala itu, Danu belum membayangkan bahwa aktivitas tersebut akan menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebagai kreator konten.

“Waktu awal memang masih coba-coba. Saya mulai dari video slowmo dan dance karena memang suka dengan konten seperti itu. Apalagi saat pandemi, banyak waktu yang bisa digunakan untuk mencoba hal-hal baru,” ujar Danu.

Baca Juga : Awalnya Iseng, Icha Riyani Kini Jadi Kreator Konten dengan Jutaan Followers

Perlahan, video yang dibuat Danu mulai menarik perhatian pengguna media sosial. Penampilannya yang menarik serta gaya yang dibawakannya di depan kamera membuat semakin banyak orang penasaran dengan konten-konten berikutnya.

Dari satu video ke video lainnya, jumlah pengikut Danu pun terus berkembang. Apa yang awalnya hanya dilakukan untuk mengisi waktu kemudian berubah menjadi aktivitas yang ia jalani dengan lebih serius.

“Saat itu saya tidak terlalu berpikir jauh. Yang penting saya senang membuat konten dan mencoba konsisten. Ketika ternyata ada yang suka dan mengikuti, itu justru membuat saya semakin semangat,” katanya.

Seiring perjalanan tersebut, Danu mulai menyadari bahwa dunia konten memiliki ruang yang sangat luas. Ia tidak ingin terus berada di satu genre saja. Setelah dikenal melalui video dance dan slowmo, Danu kemudian mencoba berbagai konsep baru.

Read Entire Article
Prestasi | | | |