loading...
Founder Kontra Narasi sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Syarikat Islam Sandri Rumanama. Foto/Istimewa
JAKARTA - Kinerja Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri menuai apresiasi. SSDM Polri dianggap mampu menerjemahkan kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan baik.
“Mereka bisa menerjemahkan kebijakan Kapolri dengan baik, selain itu mereka juga sangat respektif terhadap kehendak transformasi Polri oleh publik, kita apresiasi itu,” kata Founder Kontra Narasi sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Syarikat Islam Sandri Rumanama, Minggu (25/1/2026).
Dia mengatakan, tugas SSDM Polri adalah mengelola seluruh aspek personel Polri, sehingga kerja mereka sangat berat. Namun, dia melihat SSDM Polri bisa mentranformasi personel kepolisian saat ini. “Mereka mempunyai tugas mengelola dan mengurus 6.919 personel, bukan hal mudah,” ujarnya.
Sandri menguraikan bahwa mulai dari rekrutmen, pengembangan karier, pelatihan, asesmen, mutasi, hingga kesejahteraan, dan kesehatan, rohani, jasmani, moril, materil, serta administrasi kepegawaian dan psikologi kepolisian adalah tugas berat yang diemban oleh SSDM Polri.
"Tugas mereka sangat berat untuk satu prinsipnya yakni memastikan anggota Polri profesional, berkualitas, dan sejahtera dalam melayani masyarakat,” imbuhnya.
















































