loading...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (5/2/2026), turun 65 poin atau sekitar 0,39%. Foto/Dok
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (5/2/2026), turun 65 poin atau sekitar 0,39% ke level Rp16.842 per dolar AS. Pelemahan mata uang Garuda juga terlihat pada data JISDOR BI, dimana per hari ini menyentuh Rp16.826/USD, tergelincir dibanding sesi sebelumnya Rp16.775/USD.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu sebuah laporan media menyebutkan bahwa pembicaraan yang direncanakan antara Amerika Serikat dan Iran pada hari Jumat dapat gagal.
“Namun, kemudian pada hari itu, para pejabat dari kedua pihak mengatakan bahwa pembicaraan akan tetap berlangsung pada hari Jumat meskipun topik yang akan dibahas belum disepakati,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Loyo ke Rp16.754
Adapun kedua pihak masih memiliki perbedaan pendapat yang besar mengenai apa yang seharusnya dibahas dalam pembicaraan tersebut. Iran terbuka untuk membahas program nuklirnya, termasuk pengayaan uranium, dengan negara-negara Barat.
Sementara AS juga ingin memasukkan rudal balistik Iran, dukungannya terhadap kelompok proksi bersenjata di sekitar Timur Tengah, dan perlakuannya terhadap rakyatnya sendiri.


















































