Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026

3 hours ago 9

loading...

Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026

Harapan Iran untuk lolos langsung ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sirna pada detik-detik terakhir setelah gol yang dicetak Hossein Khalilzadeh ke gawang Mesir dianulir wasit melalui pemeriksaan VAR. Laga terakhir Grup G yang berlangsung di Seattle, Sabtu (27/6/2026), akhirnya berakhir imbang 1-1.

Khalilzadeh sebenarnya sempat membawa Iran unggul pada masa injury time. Berawal dari situasi tendangan bebas, bola gagal diamankan dengan sempurna oleh kiper Mesir Mostafa Shobeir. Dalam kemelut di depan gawang, Khalilzadeh menyambar bola liar dan menggetarkan jala lawan. Seluruh pemain Iran langsung merayakan gol yang diyakini akan mengantar mereka finis sebagai runner-up Grup G.

Namun, euforia tersebut tidak berlangsung lama. Wasit menghentikan pertandingan untuk menunggu tinjauan VAR. Setelah dilakukan pengecekan, gol dibatalkan karena Khalilzadeh dinilai berada dalam posisi offside saat bola pertama kali dimainkan.

Keputusan itu sempat memunculkan tanda tanya karena tayangan ulang memperlihatkan masih ada seorang pemain Mesir yang berada lebih dekat ke garis gawang dibanding Khalilzadeh. Banyak yang mengira kondisi tersebut seharusnya membuat sang bek Iran berada dalam posisi onside.

Penjelasannya mengacu pada Law 11 IFAB mengenai offside. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa seorang pemain dinyatakan offside apabila saat bola dimainkan posisinya lebih dekat ke garis gawang lawan dibandingkan bola dan dua pemain lawan terakhir.

Read Entire Article
Prestasi | | | |