Menhub soal KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL: Jadi Pelajaran buat Kami

7 hours ago 12

loading...

Evakuasi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026) dini hari. Foto/Aldhi Chandra Setiawan

BEKASI - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memberikan tanggapan soal tragedi tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Dudy mengungkapkan, kejadian itu akan menjadi evaluasi bagi pihaknya terkait layanan kereta api di Indonesia.

"Harapan kami bahwa kita bisa belajar dari apa yang terjadi pada kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini dan menjadi pelajaran buat kami untuk memperbaiki layanan kereta api kita," kata Dudy saat diwawancarai di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

 Jadi Pelajaran buat Kami

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. Foto/Niko Prayoga

Dudy juga mengungkapkan dukacita bagi seluruh korban yang meninggal dunia akibat tragedi ini. Terlebih, menurut Basarnas, seluruh korban dalam kejadian ini merupakan perempuan. "Kami ingin mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya beberapa penumpang kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini," ucapnya.

 Jadi Pelajaran buat Kami

TKP kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur jadi tontonan warga. Foto/Yudistiro Pranoto

Dia juga berharap agar para korban yang mengalami luka-luka dan tengah dirawat di rumah sakit terdekat segera diberi kesembuhan. "Kami mendoakan agar para korban atau saudara-saudara kita yang mengalami luka-luka dapat segera diberikan kesembuhan," pungkasnya.

Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memastikan bahwa seluruh korban yang dievakuasi dalam tragedi tabrakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur merupakan perempuan.

Hal itu diungkapkan saat sesi wawancara cegat bersama para awak media di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4/2026). "100 persen yang kita evakuasi perempuan," kata Syafii.

Read Entire Article
Prestasi | | | |