loading...
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf. Foto/anadolu
TEHERAN - Negosiator utama Iran mengejek Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setelah ia tiba-tiba menangguhkan upaya Amerika untuk memandu kapal melalui Selat Hormuz. Dia menambahkan Washington sekali lagi menyebarkan kebohongan tentang pembicaraan yang sedang berlangsung.
Dalam unggahan di X pada hari Rabu (6/5/2026), Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengejek Trump dengan kalimat sarkastik, “Operasi Percayalah Padaku, Bro, gagal. Sekarang kembali ke rutinitas dengan Operasi Fauxios.”
Komentar Ghalibaf muncul setelah Trump menghentikan ‘Proyek Kebebasan’, operasi yang bertujuan membuka jalan melalui selat bagi lebih dari 1.500 kapal komersial yang terdampar di Teluk Persia, hanya dua hari setelah dimulai.
Namun, presiden AS bersikeras keputusan itu dibuat berdasarkan apa yang ia gambarkan sebagai “kemajuan besar” dalam negosiasi dan permintaan dari Pakistan.
Langkah itu juga terjadi setelah Iran mengklaim telah menembak kapal perang AS yang mencoba berlayar melalui Selat Hormuz – tuduhan yang telah dibantah Washington.











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)






