Pemerintahan Trump Pertimbangkan Penarikan Penuh Pasukan AS dari Suriah

1 week ago 9

loading...

Pasukan AS masih berada di Suriah. Foto/war on the rocks

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan "penarikan penuh" pasukan dari Suriah menyusul runtuhnya kelompok bersenjata Kurdi (YPG/SDF) ketika Presiden Ahmed al-Sharaa berupaya merebut kendali atas bagian timur laut Suriah. Kabar itu diungkap dalam laporan Wall Street Journal pada hari Kamis (22/1/2026).

"Peristiwa yang mengejutkan dalam seminggu terakhir telah membuat Pentagon mempertanyakan kelayakan misi militer Amerika di Suriah setelah kekalahan SDF," ungkap laporan tersebut, mengutip tiga pejabat AS.

“Para pejabat AS melihat tidak ada alasan untuk mempertahankan pasukan Amerika di Suriah jika SDF sepenuhnya bubar,” tambahnya.

AS memiliki 1.500 pasukan di Suriah, menurut pengumuman Pentagon pada bulan Juli. Presiden AS Donald Trump, tak lama setelah menjabat untuk masa jabatan kedua pada Januari lalu, mengatakan dia "akan membuat keputusan" tentang pasukan di Suriah.

Ditanya tentang laporan tersebut, seorang pejabat Pentagon mengatakan kepada Anadolu, "Kami tidak memiliki informasi untuk diberikan tentang hal ini, dan kami tidak berspekulasi tentang situasi hipotetis atau operasi di masa mendatang."

Baca juga: Visi Kushner dan Trump untuk Gaza Dianggap Rekayasa Kolonial yang Hancurkan Budaya Asli

(sya)

Read Entire Article
Prestasi | | | |